Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Otonomi Daerah » PEMERINTAH AKAN LUNCURKAN:”ASURANSI TANI” UNTUK PETANI INDONESIA

PEMERINTAH AKAN LUNCURKAN:”ASURANSI TANI” UNTUK PETANI INDONESIA

(230 Views) Oktober 12, 2017 4:10 pm | Published by | No comment

Hindari Petani dari kerugian Pemerintah luncurkan :“Asuransi Tani”

 

 

Ciamis,Beritatanahair.com

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan “Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN dan  Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi” adalah segitiga sama sisi, yang tidak bisa dipisahkan. Kami atas arahan Bapak Presiden, harus menghadirkan negara di sisi petani.”Jangan biarkan petani jalan sendiri”.

Mengawali kegiatan hari ini di Kabupaten Ciam

is, Mentan Andi Amran Sulaiman dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Desa PDT, Eko Putro Sandjojo beserta Wagub Jabar, Dedy Mizwar,  melakukan  panen padi dan percepatan tanam padi, serta launching kartu tani di desa Kertaraharja dan desa Medanglayang, kecamatan Panumbangan, kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu sentra produksi padi nasional yang memasok 43,7 persen  dari produksi gabah nasional sekitar  79.351,861 juta ton tahun 2016.

Panen padi di desa Kertaraharja, kecamatan Panumbangan, kabupaten Ciamis di hamparan sawah seluas 740 hektar dengan produktivitas rata-rata 8 ton/ha. Andi Amran Sulaiman, usai panen mengatakan, kita patut bersyukur dan alhamdulilllah, hujan sudah turun merata, sepanjang perjalanan kami tadi dengan Menteri BUMN, kami melihat hamparan yag sudah ditanami sedang disini kita baru saja panen, maka kita optimis dan pasti tahun ini tidak ada paceklik produksi padi nasional. Mentan dalam sambutannya, menyampaikan penghargaan tingg

i kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang optimal mendukung masyarakat tani. Kita saat ini sudah membuat kejutan di dunia, dulu kita rutin impor beras, jagung, bawang dan cabai, semua itu hingga saat ini sudah nol persen. Menteri Pertanian Indonesia sekarang, sering dicari menteri – menteri pertanian negara tetangga, mau belajar bagaimana kiat keberhasilan kita. Impor jagung selama ini menghabiskan devisa 12 triliun setiap tahun dan sekarang sudah nol. Irigasi, arahan Bapak Presiden 3 juta hektar dalam 3 tahun, Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR menyelesaikan hanya dalam tempo 1,5 tahun. Semua itu dilakukan unt

uk masyarakat tani.

Wakil Gubernur Jabar, Dedy Mizwar, dalam sambutannya, berterima kasih kepada Mentan, Menteri BUMN dan Mendes PDT, dengan program yang dilakukan pemerintah pusat disaat animo masyarakat tani hampir pada puncak ketidakpercayaan berusaha tani ditambah dengan perubahan iklim dan era pasar bebas, Mentan datang membawa angin segar, membangkitkan semangat petani dan ini dibuktikan dengan capaian Jawa Barat tertinggi untuk luas tambah tanam dan produksi gabah nasional, Wagub juga menambahkan saat ini mekanisasi pertanian juga menambah minat generasi muda Jawa Barat untuk berusaha tani, serapan gabah kerja sama dengan Bulog dan  kepastian harga sangat membantu petani. Pada akhir sambutannya, Dedy Mizwar,  mengatakan Pemda Jabar, siap mendukung semua kegiatan pemerintah pusat di Provinsi Jawa Barat.

Berita Lainnya

Amran Sulaiman mewakili pemerintah selaku Mentan meluncurkan :“Asuransi Tani” untuk menghindarkan petani dari kerugian selama berproduksi sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga. pada Senin,(10/10/2017) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Asuransi ini kami siapkan untuk sapi, sawah agar petani terhindar dari kerugian. Kalau kena banjir atau hama diganti. Asuransi tani yang dikelola PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) itu merupakan wujud program Presiden Jokowi yang menginginkan pemerintah selalu hadir di sisi petani.

Menteri BUMN Rini Soemarno, dalam kesempatan yang sama menuturkan bahwa sejumlah program memang tengah dikerahkan untuk merealisasikan keinginan Presiden Jokowi untuk menyederhanakan dan memakmurkan petani.

Program mensejahterakan petani melibatkan sinergi tiga kementerian, yakni Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) , Jadi dari mulai menanam, pascapanen, penjualan, kami harap petani bisa ikut berpartisipasi,Rini menjelaskan, pemerintah memberikan asuransi tani, kartu tani, serta program mewirausahakan petani di Kabupaten Ciamis untuk 14 gabungan kelompok tani di Kecamatan Pamarican dan Kecamatan Panumbangan sebagai langkah awal.

Di Jawa Barat, program serupa akan dimulai di sembilan kabupaten dengan pengelolaan langsung dari sejumlah BUMN. Jadi di Ciamis dan Indramayu itu dipegang Bank Mandiri. Perum Bulog akan mengelola Majalengka, PT Pupuk Indonesia di Karawang, BTN di Purwakarta, BRI di Tasikmalaya, BNI di Garut serta PT Rajawali Nusantara Indonesia di Cianjur, Rini menambahkan, program mewirausahakan petani diharapkan dapat memberi n

ilai tambah ekonomi bagi para petani.

“Mereka dapat pendapatan lebih dan aktivitasnya bukan hanya dari padi, jual beras tapi juga bekerja sama dengan BUMN yang punya aktivitas lain seperti penjualan BBM atau elpiji,”
“Ungkap Rini.

Dalam rangkaian acara tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo menyempatkan diri memanen padi di Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar dan Bupati Ciamis Iing Syam Arifin.(RP)

Categorised in:

No comment for PEMERINTAH AKAN LUNCURKAN:”ASURANSI TANI” UNTUK PETANI INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *