Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Desa dan Tanahair Tercinta » Akhirnya KETUA DPRD Kabupaten Kebumen dan Perpag Sepakati Mediasi 25 Oktober 2018

Akhirnya KETUA DPRD Kabupaten Kebumen dan Perpag Sepakati Mediasi 25 Oktober 2018

(155 Views) Oktober 17, 2018 6:09 am | Published by | No comment

 

Akhirnya KETUA DPRD Kabupaten Kebumen dan Perpag Sepakati Mediasi 25 Oktober 2018

 

Jakarta , Beritatanahair.com

 

Akhirnya, Puluhan Massa dari Perwakilan Perpag (Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong)di Setiap Kecamatan ,memdatangi Gedung DPRD Kebumen dengan tujuan menagih janji DPRD Kebumen untuk dilakukan mediasi dengan Bappeda dan juga pihak PT Semen Gombong.Demikian ketetangan ini disebutkan dalam siaran pers Perpag,Senin(15/10/2018).

 

Dalam siaran pers ini diterangkan bahwa,Kehadiran Perpag itu bukan untuk demontrasi namun untuk menagih janji DPRD Kebumen. Para perwakilan sebanyak 7(tujuh)orang ini akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Kebumen,di ruang kerjanya.

 

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo sempat menolak dalam hal memberikan kepastian dilakukannya mediasi,namun setelah di berikan penjelasan secara rinci maksud keinginan Perpag dalam pertemuan mediasi itu nantinya,akhirnya Cipto Waluyo paham dan menerima serta menyepakati mediasi pertemuan antara Bappeda dan PT.Semen Gombong  dilaksanakan pada Tanggal 25 Okrober 2018  mendatang.

 

Menurut Perpag,pertemuan dengan Bappeda adalah sebagai penentu kebijakan RTRW yang telah di revisi serta  pihak PT Semen Gombong  sebagai pemegang IUP (Ijin Usaha Penambangan) Eksplorasi.

 

Perpag Menerangkan bahwa,ditengah surplusnya kebutuhan semen dalam negeri ,terbukti tidak mengurangi sesikitpun ambisi fantastis korporat-korporat industri pertambangan ekstratif bahan baku semen.

 

Disebutkan Perpag,meski Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)dibatalkan pada Tahun 2016 yang lalu,akan tetapi korporasi tambang bersama penentu kebijakan tetap menyokong operasionalnya pabrik semen dengan mengijinkan alih fungsi kawasan eco karst menjadi kawasan budidaya ekstratif

 

Berbagai ancaman ekologis dan penghancur hajat hidup orang banyak akan dirasakan bila terjadinya penambangan di wilayah Karst Gombong. Maka dari itu Perpag menyerukan agar :

1.Bersikap arif pada kekayaan alam demi mensejahterakan rakyat.

  1. Mengingatkan bahwa kapitalis riberal adalah wabah penyebab kehancuran bumi.

3.Melawan adanya kebijakan yang mendorong agenda Privatisasi terhadap sumber daya alam. Dan yang ke 4.memperkuat perjuangan rakyat tertindas dan tingkat kesadaran akan kebersamaan sejalan dengan estetika lingkungan. (BP)

Comment Closed: Akhirnya KETUA DPRD Kabupaten Kebumen dan Perpag Sepakati Mediasi 25 Oktober 2018

Sorry, comment are closed for this post.