Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Otonomi Daerah » DPRD KABUPATEN TANGERANG UPAYAKAN SANKSI PENJARA UNTUK PELAKU PENJUAL MINOL TAMPA IZIN DALAM RAPERDA PENGENDALIAN DAN PELARANGAN MINOL

DPRD KABUPATEN TANGERANG UPAYAKAN SANKSI PENJARA UNTUK PELAKU PENJUAL MINOL TAMPA IZIN DALAM RAPERDA PENGENDALIAN DAN PELARANGAN MINOL

(243 Views) Oktober 20, 2018 10:18 pm | Published by | No comment

DPRD KABUPATEN TANGERANG UPAYAKAN SANKSI PENJARA UNTUK PELAKU PENJUAL MINOL TAMPA IZIN DALAM RAPERDA PENGENDALIAN DAN PELARANGAN MINOL

TIGARAKSA , BERITATANAHAIR.COM

DPRD Kabupaten Tangerang baru saja menuntaskan pembahasan Raperda perubahan tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol (minol). Beberapa ketentuan baru pun dipertegas, salah satunya soal sanksi dan denda dan serta peredarannya di kabupaten Tangerang.

Ketua Pansus Raperda Pengendalian dan Pelarangan Minuman ber-Alkohol (Minol) Aditya Wijaya mengatakan, dirinya mendorong revisi perda minol tersebut karena merasa perihatin dengan maraknya peredaran miras, terutama miras oplosan yang sampai merenggut nyawa manusia seperti yang terjadi di kecamatan Cisauk saat bulan puasa tahun 2018 yang lalau merenggut 4 nyawa pemuda setempat yang mengkomsumsi minol oplosan Sehingga, hasil dari revisi tersebut mempertegas isi perda agar peredaran minol selain dikendalikan, juga dilarang.

“Selama ini kesulitan untuk melarang miras oplosan karena tidak ada dasar hukumnya, nah sekarang di perda ini sudah dimasukkan larangan tersebut,”Paparnya saat menggelar jumpa pers di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis Siang Hari (18/10/2018).

Aditya Wijaya menambahkan, selain larangan tersebut, dalam Perda minol hasil revisi itu, turut diatur larangan peredaran serta waktu konsumsi hanya boleh minimarket, supermarket, tempat karaoke famili di Kabupaten Tangerang dilarang menjual minol, kemudian juga tidak boleh mengkonsumsi minol di tempat umum.

“Minuman beralkohol hanya bisa dijual di pub, tempat karaoke ekskutif dan hotel bintang lima dan telah memiliki izin edar, yang melanggar ketentuan dalam perda itu, sanksi cukup berat pun menanti pelaku.

“kami (pihak dprd kabupaten Tangerang )menginginkan denda Rp1 Miliar, tapi ternyata tidak boleh melampaui ketentuan peraturan diatasnya. Jadi sekarang dendanya Rp50 juta dan pidana kurungan selama enam bulan,”Ungkapnya.

Jayusman sebagai wakil ketua pansus Pengendalian dan Pelarangan Minol ini nantinya di kampung-kampung di dadap akan di tertifkan si penjual minol ini karena melihat sisi peredarannya tidak boleh di sembarang tempat.(RONALD)

Categorised in: ,

Comment Closed: DPRD KABUPATEN TANGERANG UPAYAKAN SANKSI PENJARA UNTUK PELAKU PENJUAL MINOL TAMPA IZIN DALAM RAPERDA PENGENDALIAN DAN PELARANGAN MINOL

Sorry, comment are closed for this post.