Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Otonomi Daerah » Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Tangerang gelar Jumpa Pers Pelarangan Minuman Beralkohol

Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Tangerang gelar Jumpa Pers Pelarangan Minuman Beralkohol

(153 Views) Oktober 30, 2018 10:43 am | Published by | No comment

Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Tangerang gelar Jumpa Pers Pelarangan Minuman Beralkohol

Tigaraksa,Beritatanahair.com

Pansus I DPRD Kabupaten Tangerang gelar Jumpa Pers mengenai Pengendalian, Pengawasan Minuman Beralkohol. Jumpa Pers berlangsung pada hari kamis 18 Oktober 2018, sebagai narasumber Ketua Pansus I Adi Tiya Wijaya, didampingi Jayusman dan Ir Agus Remasaski, bertempat di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kab. Tangerang dan dihadiri oleh wartawan dari berbagai media, baik wartawan media Cetak, Online, media TV.

Adi Tiya Wijaya, memaparkan kronologis dibentuknya Raperda Pengendalian Pengawasan Minuman beralkohol. Setelah Pembahasan dan hasil studi banding kebeberapa tempat, ke Perwakilan menkumhan provinnsi Banten dan ke-beberapa instansi, kemudian diakhir pembahasan menyimpulkan bahwa Judul Raperda semula Raperda Tentang Pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol menjadi “Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol”.

Menurut Ketua Pansus I, Adi Tiya Wijaya Judul Pelarangan memang lebih sesuai dengan akhidah saya sendiri- dan yang lainnya juga berpendapat demikian. Semua Alkohol dilarang oleh agama manapun, termasuk agama islam. ini yang menjadi pemikiran dari Tim Pansus I dan pihak terkait lainnya. judul Pelarangan lebih tepat.
Dalam Raperda mengatur dari minuman yang mengandung kadar Alkohol Golongan A, B dan C. yang sebelumnya mengatur hanya golongan B dan C saja.

Dalam Raperda yang telah selesai dibahas oleh Pansus I dengan Tim lainnya , saat ini sedang diverifikasi di Kantor Perwakilan Kemenkum Ham Provinsi Banten tersebut, insya Allah beberapa hari lagi akan selesai kita tunggu saja, dan mudah-mudahan di Acc/disetujui, karena ini untuk kepentingan dan kebaikan masyarakat/umat manusia.
Dalam Raperda tersebut juga ada Pengendalian dan Pengawasan berlakunya jam dan hari. Pada hari-hari keagamaan, dan nasional, diberikan ijin ditempat tempat tertentu di Karake, tempat hiburan, Hotel berbintang.

Hal tersebut diatur dalam rangka kabupaten Tangerang lebih Gemilang sesuai dengan Visi-Misi Bupati Tangerang,
Urgendi Raperda adalah : Saat ini tepat sekali kabupaten Tangerang mengatur keberadaan Minuman beralkohol diatur di tempat tempat tertentu seperti di Karaoke dan di Hotel tempatnya dan tidak meraja lela di sembarang tempat masyarakat.

Mengapa kita gulirkan, Kata Adi Tiya Wijaya, kita gulirkan karena ada minuman oplosan, dibeberapa tempat termasuk ditempat saya (Adi Tiya Wijaya) ada yang meninggal dunia menggunakan/mengkonsumsi minuman oplosan. mengakibatkan kemudian dari pihak DPRD melihat dari sisi kemanusiaan perlu dibuat Perda Pelarangan, pengendalian dan pengawasan Minuman beralkohol.

Saat ini ketika Kepolisan dan Pol PP mengadakan gelar operasi /pelarangan tidak ada dasar hukumnya/payung hukumnya itu tidak ada kekuatan hukum , oleh karena itu kita lakukan membuat Peraturan Daerah Pengendalian. pelarangan dan pengawasan Minuman beralkohol.

Kepolisian tidak bisa menindak karena tidak ada Perda-nya tentang pelarangaan minuman beralkohol oleh karenanya serkarang sudah kita buat, ujar Adi Tiya Wijaya. menjawab pertanyaan wartawan.
Adi Tiya Wijaya menjelaskan, Kami tidak ingin berbuat dosa. dibuat peraturan ini agar masyarakat menggunakan miuman beralkohol di tempat umum, tempat wisata.

Pengendalian. Minuman beralkohol banyak digunakan ditempat umum. dengan dibuatnya perda pelarangan dan pengendalian dan penawasan agar Minol tidak beredar disembarang tempat, ditempat umum, Alfamart, Indomart dan lain-lain seenisnya. Minuman ini tidak ada SNI nya.

Kalu tempat Produksi yang mengatur sesuai Peraturan yang ada saat ini itu kewenangan Pemerintah Pusat.
Sanksi: Dalam Raperda tersebut tentang sanksi disesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi – untuk sanksi dikenakan denda Rp. 50 Juta rupiah, dan denda kurungan.
Kami minta para awak media dan Media masing-masing untuk membantu mensosialisasikan tentang Larangan minuman beralkohol,”Ucap Bagus Remassaki.(RONALD)

Categorised in: ,

Comment Closed: Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Tangerang gelar Jumpa Pers Pelarangan Minuman Beralkohol

Sorry, comment are closed for this post.