Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Otonomi Daerah » Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Evaluasi mitra kerja Triwulan IV tahun 2018

Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Evaluasi mitra kerja Triwulan IV tahun 2018

(37 Views) Februari 11, 2019 9:17 am | Published by | No comment

Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Evaluasi mitra kerja Triwulan IV tahun 2018

Tangerang,Beritatanahair.com

Ketua Komisi II Ahmad Supriadi,SE ,pada hari Selasa (22/1/2019), membuka dan memimpin Rapat Evaluasi mitra kerja Tw-IV/2018,  dalam sambutan  mengatakan  bahwa  Evaluasi kinerja Perangkat Daerah/mitra kerja  dimaksudkan dalam rangka untuk mengetahui sejauhmana para OPD sesuai dengan Tugas dan Fungsinya  melakasanakan program kerja dan penyerapan Anggaran sampai dengan Tw-IV,  dalam melaksanakan  pembangunan Kabupaten Tangerang di Tahun 2018.  Kami berharap dalam evaluasi ini disampaikan penyerapan anggaran dan  bila tidak terserap apa kendala sehingga terjadi Silpa,”Ucapnya memulai Rapat.

OPD Mitra Kerja Komisi II membidangi terkait kesejahteraan ;  yang dievaluasi adalah Dinas Pendidikan & UPT  se Kab. Tangerang, Dinas Kesehatan, RSUD, dan  Puskesmas BLUD non BLUD,  BPBD, Dinas Pengendalian Penduduk &KB, Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian &Perdagangan, Dinas Pertanian & Arsip, Dinas Sosial, Dinas Pemuda, Olahragaa, Kebudayaan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pemberdayaan Perempuan & Anak serta Dinas Koperasi &Usaha Mikro.

Dari  penjelasan para Pimpinan OPD,   Secara umum memaparkan  penyerapan anggaran mitra kerja  Komisi II pada   Triwulan IV/Semester II/ Tahun 2018  realisasi anggaran  diatas 90 % ,   OPD yang tertinggi capai penyerapan anggarannya adalah  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Kabupaten Tangerang  95,77%,dan yang paling rendah Dinas Perindustrian dan Perdagangan capaian penyerapan Anggaran  hanya  80,66%.

Dinas Pendidikan,   penyerapan anggaran Belanja Tidak Langsung realisasi  95,65.% ( Anggaran  746.638.154.659,-  Realisasi 714.167.869.018,00),    dan penyerapan Belanja Langsung  realisasi 92,08%. ( Anggaran 491.956.331.150,00- Realisasi 453.007.376.670.-).  sedangkan pendapatan BOS Pusat 273,345.600.000, realisasi  269.384.480.000,- (98,55%).

Dinas Pendidikan yang disampaikan oleh Kabid Pendidikan SLP Maman,  menyatakan Kendala yang dihadapi di tahun 2018  akan diselesaikan ditahun 2019,  seperti adanya peraturan yang melarang disatu Bangunan Sekolah ada 2 Kepala Sekolah,   dan insya Allah  Tahun 2019 sudah diprogramkan tidak ada lagi   satu gedung sekolah ada  dua Kepala Sekolah (Pagi dan Siang),   dan hanya  satu Kepala Sekolah dengan cara marger sesuai Perbup No.37, dan akan membangun beberapa ruangan kelas.

Zona penerimaan murid baru memang masih ada kendala, karena para orang tua murid menginginkan masukan anaknya disekolah tertentu di Negeri,  akan tetapi  kami dari Dinas pendidikan bekerja keras selalu ingin meningkatkan sistem pendidikan di sekolah swasta sehingga nantinya para orang tua murid juga akan memilih tempat pendidikan anaknya ke Sekolah swasta tidak hanya mengejar ke Sekolah Negeri. dan Kami dari Dinas  selalu mensosialisasikan kepada pihak orang Tua murid agar menyekolahkan anaknya  di sekolah swasa,   Sekolah di Negeri dan di Swasta juga sama saja.  oleh kaeran itu kami dari Dinas Pendidikan bekerja keras untuk meningkatkan pelaksanaan sistem pendidikan di Sekolah Swasta, agar hasilnya stara dengan Sekolah Negeri  dan kami melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada Guru-Gurunya,  juga itu yang  kami lakukan dan di Tahun 2019 akan kami tingkatkan.

Sedangkan  di Bidang  Kesehatan  :   Dinkes penyerapan  anggaran sampai Triwulan IV Belanja. Anggaran   246.969.180.966,-    Realisasi 219.410.642.795,-  (88,84%.)   menghemat anggaran hal-hal yang tidak perlu,  kendalanya adalah ada   kegiatan  pengadaan sarana prasarana rumah sakit realisasi keuangan 66,87 %  kareana penerimaan THL Non medis  dibatalkan karena belum ada SBK, dan Ada tenaga spesialis belum terisi, produksi limbah medis masih sedikit, Pasien masih sedikit, SDM PNS sedikit, jadwal tidak sesuai.

Kegiatan Jampersal Puskesmas rata-rata realisasi di bawah 60% karena pasien sudah memiliki Kartu BPJS Kesehatan dan menggunakan Jamkesda /Kartu Sehat.

Sedangkan   Program Bidang Kesehatan tahun 2019-2023  yani  meningkatkan akses, mutu dan pemerataan pelayanan pendidikan dan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sehat.   Program unggulan Dinas Kesehatan “ Geliat Keluarga sehat (Gerakan Lihat Rumah tangga sehat).

Sementara  Pimpinan Komisi II  Ahmad  Supriadi, menanggapi penjelasan Kapala Dinas Kesehatan    minta kepada Dinas Kesehatan pada Tahun 2019, khususnya RSUD Tangerang, khususnya RSUD  Balaraja   meningkatkan Pelayanan pasien, dan  mobil ambulan diperuntukan  mengantar pasien rujukan , Selain itu RSUD Baraja  agar  Tambah Dokter ahli,  dan BPJS Kesehatan  disesuaikan dengan jamkesda,  beri kemudahan pelayanan  untuk masyarakat yang belum miliki kartu BPJS. Serta  Puskesmas di Kabupaten Tangerang  pelayanan ditingkatkan, rujukan, tempat penginapan, dan tambah dokter ahli.  Perkuat/bentuk/ kantor Posyandu tolong dianggarkan, dan BLUD Kesehatan tingkatkan pelayanan.

Dinas Tenaga Kerja , tingkatkanlah peran BLK (Balai latihan Kerja)  tingkatkan komunikasi dan koordinasi  anatara BLK dengan pihak terkait, pihak perusahaan, mengenai kebutuhan kesempatan kerja yang dibutuhkan dilapangan.

Dinas Koperasi dan UMKM,    data produk unggulan,  900 Koperasi UMKM  baru  48 Koeperasi yang sehat, tahun 2019 akan kami data ulang UMKM serta pembinaan agar UMKM dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang  di Tahun 2019  penguatan Koordinasi kepada pihak terkait, dan Peningkatan kesiap siagaan  terhadap  Pencegahan Bencana Bahaya Banjir, Bencana kebakaran,  serta   antisipasi  penanggulangan korban bencana alam lainnya,” Himbau ketua komisi II DPRD Kabupaten Tangerang itu.(Ronald)

Categorised in:

Comment Closed: Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Evaluasi mitra kerja Triwulan IV tahun 2018

Sorry, comment are closed for this post.