SELAMAT MELAKSANAKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1440 H /2019 M

SONIL SEKRETARIS PPON PROVINSI BANTEN SIAP RAMAIKAN BURSA PILKADES SINDANG SONO KECAMATAN SINDANG JAYA

TANGERANG , BERITATANAHAIR.COM

Tak pernah terlintas dan terbayang dalam benak Madsoni Bin Bapak Iyas atau yang akrab dengan sebutan Sonil untuk maju menjadi calon Kepala Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya dan meramaikan bursa Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang pada bulan Nopember 2019.

Sadar betul, Kelemahan juga statusnya seorang Aktivis Pendidikan Non Formal serta Aktivis penggiat literasi dan sebagai Pendamping Desa di Kabupaten Tangerang , Sonil juga pegiat Olah Raga di Provinsi Banten.

Tekad dan niat bulatnya untuk maju di bursa Calon Kepala Desa, semata-mata karena keperihatinannya melihat kondisi Desa Sindang Sono dengan problematikanya, juga atas desakan dan dorongan baik tokoh masyarakat, tokoh pemuda, bahkan para tokoh Agama setempat, bukan karena ambisi.

“Kalau boleh jujur, saya mau dicalonkan asal masyarakat dapat menerima saya apa adanya,”katanya kepada Beritatanahair.com pada Minggu (12/5/19).

Akan ada 153 Desa yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (PilKades) serentak di kabupaten Tangerang, dari 28 Kecamatan bulan November tahun ini ,” ucap sonil.

Sonil juga pegiat Olah Raga di PPON sebagai sekretasis di Provinsi Banten (Foto ; Ronald/Beritatanahair.com)

Dari pantauan beritatanahair.com dan obrolan yang ramai di masyarakat dan para pemuda juga hasil rapat musyawarah para tokoh masyarakat, tokoh agama serta para pemuda, para tokoh tersebut siap mendukung dan memperjuangkan sonil menjadi Kepala Desa Sindang Sono.

Salah satu tokoh tersebut mengatakan,”Siapa pun warga Negara atau masyarakat Desa Sindang Sono, boleh medaftarkan dan mencalon diri menjadi Kepala Desa” kata Adi S.

Dengan harapan siapapun Kades yang terpilih nanti agar mampu melakukan perubahan ke arah lebih baik, juga meneruskan program program yang masih tertunda, tuturnya.

Sementara menurut Sonil, Masa depan sebuah Daerah atau Desa yang baik tentu saja ditentukan dari seberapa baiknya masyarakat dalam memanfaatkan momen Pil-Kades sehingga mendapatkan seorang pemimpin yang memang benar-benar berkualitas.

Madsoni yang Akrab di panggil sonil, dirinya akan medidikasikan semua ini semata-mata untuk berbuat demi masyarakat dan bekerja dengan tulus, mengabdi untuk masyarakat Desa Sindang sono, juga akan selalu membuka diri, untuk kritik serta saran yang sifatnya untuk membangun, baik dari Tokoh Agama, tokoh Pemuda, dan tokoh masyarakat,” Imbuh Sonil.

” Rasa terima kasih saya terhadap seluruh Masyarakat Desa Sindang sono juga para tokoh Agama yang selama ini mamberikan kepercayaannya untuk mengikuti bursa Calon Kepala Desa Sindang sono tahun ini,”tegasnya.

“Insyaallah, jika nantinya masyarakat memberi kepercayaan, guna mencalonkan diri di Desa Sindang sono, saya pun telah siap dan Ikhlas mengabdi dimasyarakat,”

Harapannya, “Silahkan masyarakat Desa Sindang sono untuk memilih dan menentukan Calon Kepala Desanya, yang mana saja, karena semuanya adalah putra-putra terbaik, juga sebuah bentuk dari berdemokrasi di tingkat Desa,” harap sonil.

Lain halnya dengan H. Ade Awaludin, senior dari Himata sekaligus anggota DPRD Provinsi Banten, menilai PilKades itu sebuah implementasi kedaulatan rakyat, Demokrasi tingkat desa tersebut seharusnya benar benar merupakan kehendak rakyat, yang dianggap pantas dan tepat dalam menentukan jalannya pemerintahan Desa kelak, kesimpulnya Pilkades merupakan sarana pemberian mandat serta Amanah dari rakyat kepada Pemimpin Desa yang terpilih,” tandasya.

Untuk itu masyarakat Desa Sindang sono diharapkan dapat cerdas dalam memilih pemimpin, manakah yang bisa diandalkan dalam mencapai aspek aspek pembangunan desa juga pastikan menggunakan hak pilih tersebut sebaik mungkin, sudah tidak zaman lagi menentukan pemimpin desa asal asalan, saat ini pemuda pemuda yang memiliki dedikasi, kontribusi dan visioner telah banyak di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, salah satunya Mad Sonil, saya berharap putra putra terbaik semacam ini diberikan kesempatan untuk menunjukan kiprahnya dalam membangun desa, seiring Pembangunan di Wilayah Kabupaten Tangerang yang terus berkembang, sumber daya manusia yang baik dan aparatur desa yang mengusung merit sistem sudah seharusnya di prioritaskan, jangan lagi masyarakat desa dalam menentukan pemimpinnya di tentukan karena tawaran iming-iming uang, karena selain merusak martabat kemanusiaan, cara-cara semacam itu tidak akan membawa kemaslahatan,” Pungkas H. Ade Awaludin.(RONALD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *