Badan Anggaran DPRD Kab. Tangerang Bahas Raperda Tanggung jawab Pelaksanaan APBD 2018

Tigaraksa , Beritatanahair.com

 Ketua  Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Tangerang   H. Sumardi, S.Pd  membuka Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang  tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan ABPD TA 1018, Rabu (12/6)2019, Di Hotel Aston Cengkareng Jakarta.   Pembukaan Rapat Pembahasan  Pelaksanaan  APBD TA  2018 tersebut  dihadiri Bupati Tangerang  Ahmad Zaki Iskandar, beserta Jajarannya.

Ketua Badan Anggaran DPRD Kab. Tangerang H. Sumardi,S.Pd  dalam sambutannya mengemukakan  bahwa Atas kerja keras Pimpinan Kepala Daerah,  Pimpinan OPD beserta jajarannya serta Jajaran DPRD dalam keseriusan melaksanakan  Tugas dan Fungsi dengan baik dan professional   sesuai  dengan peraturan tata kelola keuangan ,  dan Alhamdulillah dari hasil audit BPK RI Laporan Keruangan Pemerintah Kabupaten Tangerang TA 2018 memperoleh penilaian  WTP (Wajar  Tanpa Pengecualian) yang ke -11 kalinya  sejak tahun 2008-2018.

Hal tersebut bukan pekerjaan yang ringan,  oleh karenanya kedepan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, artinya dapat diperkecil catatan rekomendasi dari  BPK tersebut.   Karena semakin kedepan tentunya pemeriksaan semakin berat tantangannya,  karena aturan selalu berkembang dengan sistem  yang semakin rumit. Hal tersebut diperlukan tenaga-tenaga yang handal  dan professional.

Lebih lanjut  H. Sumardi mengatakan Pelaksanaan APBD TA-2018, Realisasi anggaran maupun realisasi fisik telah selesai  dan Alhamdulillah telah dirasakan  hasilnya oleh masyarakat, walaupun ada beberapa masyarakat yang belum  merasa puas,   itu semua  atas kerja keras kita semua dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang, sesuai Visi-Misi Bupati Tangerang yang tertuang dalam RPJMD 2013-2018 dan RKPD Tahun 2018.

Sumardi , berharap pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBDTA-2018 dilaksanakan dengan kerjasama yang baik, cermat dan tepat sasaran agar dapat menghasilkan produk hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara itu  Bupati  Tangerang  A.Zaki Iskandar  dalam sambutannya mengucapkan terima kasih  pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tangerang yang telah memberikan perhatian yang begitu besar terhadap penyelenggaraan  Pemerintahan Kabupaten Tangerang.    Dari Pandangan umum yang telah disampaikan tersebut baik yang berupa pendapat , harapan, saran dan kritik serta pertanyaan-pertanyaan yang bersifat konstruktif,  menununjukkan perhatian yang besar terhadap peningkatan  penyelenggaraan pemerintahan untuk tahun-tahun yang akan datang.

Selain itu, atas apresiasi yang telah diberikan oleh aeluruh fraksi di DPRD terhadap prestasi Pemerintah kabupaten Tangerang dalam meraih Opini Tanpa Pengecualian (WTP) selama lebih dari satu dasawarsa atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2018.   Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga capaian tersebut dapat selalu kita pertahankan di masa yang akan datang.

Dalam pembahasan  Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2018  ini Bupati Tangerang  mengajak seluruh hadirin dapat memanfatkan waktu secara maksimal dan optimal, sehingga dapat menghasilkan Peraturan Daerah yang berkulitas.

Bupati Tangerang  dan Wakil beserta jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap Dewan yang terhormat dapat memberikan persetujuan terhadap Rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2018 sehingga dapat ditetapkan sebagai Peraturan Daerah dalam waktu yang tidak terlalu lama  sesuai peraturan perundang-undangan.

Sekda Drs. H. Maeisal Rasyid  selaku  Ketua  Tim Anggaran Pemerinntah  Daerah (TAPD) Kabupaten Tangerang, dalam paparannya menyampaikan sebagai berikut :.

  1. Pendapatan –LRA pada Tahun 2018 dianggarkan sebesar Rp.5,18 triliun dengan Realisasi sebesar Rp.5,48 tri;iun, atau lebih dari anggaran sebesar 5,78%. Realiasi Pendapatan tersebut bersumber dari :
  2. Pendapatan Asli Daerah (PAD) – LRA dianggarkan sebesar Rp.2,49 triliun dengan Realisasi sebesar Rp.2,87 triliun lebih dari anggaran 15,15%.
  3. Pendapatan Transfer –LRA dianggarkan sebesar Rp.2,60 triliun, terealisasi sebesar Rp.2,54 triliun atau berkurang dari anggaran swbesar 2,65%.

Kontribusi Pendapatan Transfer terhadap Pendapatan Daerah sebesar 46,33%  yang bersumber dari :

  • Transeper Pemerintah Pusat – LRA dianggarkan Rp.1,80 triliun, terealisasi Rp.1,75 triliun atau kurang dari anggaran sebesar 2,43 %.
  • Transeper Pemerintah Pusat lainnya – LRA dianggarkan Rp.260,17 miliar, terealisasi Rp.249,64 miliar atau kurang dari anggaran sebesar 4,05 %.
  • Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah – LRA dianggarkan sebesar Rp.79 miliar, terealisasi sebesar Rp.70 miliar atau berkurang dari anggaran sebesar 11,39%, dengan kontribusi terhadap pendapatan daeran sebesar 8,46%.
  1. Belanja Daerah, Tahun 2018 dianggarkan sebesar Rp 5,82 triliun, terealisasi Rp.5,32  triliun atau kurang dari anggaran sebesar 8,45%,
  2. Transfer pada   Tahun 2018 dianggarkan sebesar Rp 551,06 miliar, terealisasi 100 %
  3. Pembiayaan :
  • Penerimaan pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp.1,19 triliun dan terealisasi 100%
  • Pengeluaran pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp.10,94 miliar dan terealisasi 100%
  1. Sisa Lebih Peritungan Anggaran (SILPA) tahun 2018 sebesar Rp.792,24 miliar. Jika dibandingkan dengan Silpa tahun 2017 sebesar Rp.1,05 miliar, maka terjadi penurunan sebesar Rp.265,66 miliar (25,11%).(bta_001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *