DPRD Kota Tangerang Paripurna Persetujuan 3 Raperda

Kota Tangerang , Beritatanahair.com

Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi,ST memimpin Rapat Paripurna dalam rangka persetujuan Terhadap 3 (Tiga) Raperda yang di hadiri oleh 29 Anggota DPRD Kota Tangerang dari 50 Anggota dan telah memenuhi kuorum , di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang pada Rabu(26/6/2019) 3 Raperda itu antara lain :

  1. *Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya Non Benda.
  2. *Raperda Tentang Bantuan Sosial Kematian Bagi Penduduk Miskin Kota Tangerang.
  3. *Raperda Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Pembacaan hasil Rapat Pansus Raperda dibacakan oleh Hilmi Fuad Raperda Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu , dibacakan oleh Hilmi Fuad yang bersal dari Fraksi PKS.

Pansus Raperda Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu , Hilmi Fuad menerangkan di hadapan Anggota DPRD Kota Tangerang , Pimpinan DPRD Kota Tangerang , Walikota Tangerang , Pihak Polrestro Kota Tangerang ,Kejari Tangerang ,Pimpinan OPD Kota Tangerang serta Para Tamu Undangan Lainnya.

Bahwa mereka telah studi Banding terkait perizinan Ke Kabupaten Tangerang Provinsi Banten dan kekabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat sharing studi Banding ini untuk memperkaya Dinas Perizinan kota Tangerang akan Layanan perizinan untuk Kota Tangerang.

Lebih Lanjut dalam pemaparannya Hilmi Fuad meminta agar usulan Pansus yang dibacakannya menggratiskan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Untuk masyarakat miskin kota Tangerang atau untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar gratis.

Sedangkan Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya Non Benda Hasil Pansus ini di bacakan oleh Baehaki dari Fraksi Demokrat.

H.Kosasih membacakan agar masyarakat Miskin Kota Tangerang dari usia Balita sampai Lansia diberikan uang santunan kematian yang besarnya sebesar RP.3000.000,- / JIWA yang meninggal.

Pansus ini berharap agar uang kematian sebesar Tiga juta Rupiah ini dapat meringankan biaya-biaya tidak terduga si ahli bait yang lagi berduka cita dan berharap walikota Tangerang meng-Apresiasi Hal ini mulai dari Lurah kemudian di teruskan ke Dinas Sosial Kota Tangerang.(Ronald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *