Paripurna DPRD Kota Tangerang Penjelasan Walikota Tentang 3 Raperda

Kota Tangerang , Beritatanahair.com

Paripurna DPRD Kota Tangerang Penjelasan Walikota Tentang 3 Raperda Yang disahkan menjadi Perda berlangsung Hikmat dengan Penanda tanganan antara Walikota Arief R Wismansyah Dengan Unsur Pimpinan DPRD Kota Tangerang di Ruang Rapat Paripurna Sekretariat DPRD Kota Tangerang , pada Rabu (26/6/2019).

Ke-3 (Tiga) Raperda yang akan di tuangkan sebagai Raperda itu antara lain :

  1. *Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah.
  2. *Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Usaha.
  3. *Dan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018

Sebelumnya Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menerangkan ke Hadapan DPRD Kota Tangerang tentang laporan realisasi APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar RP.3,94 Triliun.

Sumber Pendapatan ya ng bersumber pada :

  1. *Pendapatan Asli Daerah sebesar RP.1,71 Triliun
  2. *Pendapatan Transfer yang berasal dari Transfer Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sebesar RP.2,09 Triliun.

Realisasi Penerimaan Pendapatan Daerah pada tahun anggaran 2018 adalah sebesar RP.3,97 Triliun atau 100.86 % dari target Penerimaan , Realisasi ini terdiri dari : 1.Pendapatan Asli Daerah Sebesar RP.1,86 Triliun atau 109,01 % dari target. 2. Pendapatan Transfer Sebesar RP.1,96 Triliun atau 93,73% dari Target.

Untuk Belanja Daerah Pada Tahun Anggaran 2018 , dianggarkan sebesar RP.4,81 Triliun dan dialokasikan untuk :

  1. *Belanja Operasi sebesar RP.3,46 Triliun
  2. *Belanja Modal Sebesar RP.1,29 Triliun
  3. *Belanja Tak Terduga Sebesar RP.62,57 Miliar

Dari Anggaran tersebut Realisasi Belanja Daerah Tahun anggaran 2018 adalah sebesar RP.4,28 Triliun atau 88,97% terdiri dari (1) Belanja Operasi sebesar RP.3,26 Triliun atau 94,22% ,(2) Belanja Modal sebesar RP.1,024 Triliun atau 79,23% , dan (3) Belanja Tak Terduga sebesar RP.31 Juta atau 0,05%.

Tampak HJ.Yati (PPP) dan HJ.Kartini (Golkar) serius mendengarkan Penjelasan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah(Foto : Ronald/Beritatanahair.com)

Untuk Transfer Daerah pada Tahun Anggaran 2018 dianggarkan sebesar RP.1,59 Miliar dan seluruhnya dialokasikan untuk Transfer Bantuan Keuangan untuk Partai Politik dengan Realisasi sebesar RP.1,39 Milliar atau 87,83%.

Dalam operasi belanja operasi dan belanja modal,terdapat didalamnya pelaksanaan program kegiatan yang ditetapkan sebagai sarana untuk mencapai sasaran pembangunan pada Tahun Anggaran 2018 adalah sebanyak 269 Program untuk melaksanakan 194 Program urusan wajib , 24 Program urusan Pilihan ,51 Program Penunjang Urusan.

Berdasarkan Perbandingan antara Realisasi Pendapatan dengan belanja Daerah dan Transfer Daerah,terjadi Defisit Anggaran Sebesar RP.316,43 Miliar yang ditutup dari Penerimaan Pembiayaan RP.892,73 Miliar yang seluruhnya berasal dari Penggunaan Silva.

Atas Upaya dalam Pengelolaan Pendapatan Daerah,Belanja Daerah , Transfer Daerah dan Pembiayaan Daerah selama Tahun Anggaran 2018 , Pemerintah Kota Tangerang memiliki sisa lebih Pembiyaan Anggaran (Silpa) Sebesar RP.560,63 Milliar.

Untuk Kegiatan operasional pada Tahun 2018dihasilkan Surplus sebesar RP.283,47 Miliar yang berasal dari Realisasi Pendapatan sebesar RP.4,09 Triliun dan beban Daerah sebesar RP.3,80 Triliun.

Sedangkan Untuk Kegiatan Non Operasional pada Tahun 2018 terdapat defisit dari kegiatan Non Operasional sebesar RP.1,79 Miliar , defisit tersebut berasal dari Selisih (1) Surplus penjualan AsetNon Lancar sebesar RP.347,28 Juta yang berasal dari Penjualan Barang mIlik Daerah yang sudah dihapuskan berdasarkan ketentuan Perundang-undangan, (2) Surplus dari kegiatan non operasional lainnya sebesar RP.517,17 Juta, (3) Defisit Kegiatan Non Operasional Lainny Sebesar RP.2,65 Milyar.

Pada Pos Luar biasa Tahun 2018 , Terdapat Aktivitas Beban Luar Biasa Sebesar RP.12,65 Miliar yang berasal dari penyerahan aset berupa kas dan aset tetap ke Pemerintah Provinsi Banten karena perpindahnya kewenangan Pengelolaan SMAN dan SMKN berdasarkan Undang – undang Nomor 23 Tahun 2014.

Berdasarkan Surplus Defisit Kegiatan Operasional , kegiatan non operasional dan Pos Luar Biasa tersebut terjadi Surplus Laporan Operasional sebesr RP.269,02 Miliar,” Demikian Pemaparan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Penjelasan Walikota Tentang 3 Raperda pada Rabu Tanggal 26 Juni 2019.(Ronald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *