Paripurna pengantar Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Kab.Tangerang Tahun 2019

Tigaraksa , Beritatanahair.com

DPRD Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Penjelasan Bupati Tangerang terhadap Pengantar Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Tahun 2019, Rapat dibuka dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi,SE, didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya  Nazil Fikri,S.Ag, serta Sekretaris DPRD H.A.F.Firzada Mahalli, SE, M.Si,  serta dihadiri Bupati Tangerang  A. Zaki Iskandar beserta Jajarannya acara Rapat Paripurna ini Hadir Jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang pada Senin (8/7/2019).

Wakil Ketua DPRD Dedi Sutardi, SE.MBA, dalam sambutannya mengatakan berdasarkan UU No.23/2014 tentang Pemerintahan daerah diantaranya dinyatakan Perubahan APBD hanya dapat dilakukan satu kali dalam satu tahun anggaran, kecuali dalam keadaan luar biasa.

Kepala Daerah mengajukan Raperda tentang Perubahan APBD disertai penjelasan dan dokumen pendukung kepada DPRD untuk memperoleh persetujuan bersama.

Dedi Sutardi  SE,MBA., berharap Perubahan APBD Tahun 2019 ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang kita cintai dan kita banggakan.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar , saat menyampaikan Nota Keuangan Raperda tentang  Perubahan APBD Tahun 2019, mengatakan bahwa APBD Kabupaten Tangerang telah ditetapkan melalui Perda No.16 Tahun 2018 tentang APBD Tahun 2019.   Selama pelaksanaan APBD 2019 ini telah dicermati dan dievaluasi, baik oleh DPRD Kab. Tangerang maupun oleh  Pemerintah Daerah.   Beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan Pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan public, perlu dilakukan penyesuaian sesuai perkembangan yang terjadi dengan maksud agar semua program dan kegiatan dapat berjalan dan target kinerja yang ditetapkan bisa tercapai.

PP No.58/2005 tentang pengelolaan Keuangan Daerah telah memberikan peluang kepada daerah untuk melakukan menyesuaikan terhadap APBD apabila terdapat hal-hal diluar asumsi yang ditetapkan atau  perlu dilakukan pergeseran anggaran atau adanya saldo anggaran berlebih dalam keadaan luar biasa dan keadaan darurat.

Mekanisme Perubahan APBD tetap mengacu pada tema pembangunan tahun 2019 “ Penuntasan infrastuktur pelayanan dasar, peningkatan daya saing daerah dan pemantapan tata kelola pemerintahan”.

Rancangan Perubahan APBD TA. 2019 target penerimaan pendapatan daerah meningkat 7,09 %, dari target APBD TA 2019 Rp. 5,310 triliun, dengan demikian target pendapatan daerah menjadi sebesar Rp. 5,687 triliun atau bertambah Rp.376,565 miliar.

Perubahan pendapatan daerah tersebut bersumber dari kenaikan target PAD dan kenaikan lain-lain Pendapatan daerah yang sah, sedangkan pada dana perimbangan mengalami penurunan dengan rincian :

  • Peningkatan penerimaan target PAD sebesar 13,15 % dari target APBD TA 2019 sebesar Rp.2,307 triliun atau bertambah sebesar Rp.303,476 miliar.
  • Penurunan target dana peribangan sebesar 0,08% dari target APBD TA 2019 sebesar Rp.2,157 triliun atau sebesar Rp.2,155 triliun atau berkurang sebesar Rp.1.76 miliar.
  • Kenaikan penerimaan target lain-lain Pendapatan Daerah yang sah meningkat 8.85% dari target APBD TA 2019 sebesar Rp.845,397 miliar atau bertambah sebesar Rp.74,8miliar.

Dalam perkembangan perjalanan APBD TA 2019, pada belanja daerah terjadi beberapa perkembangan dan perubahan kebijakan pemerintah Pusat dan pemerintah Provinsi  Banten, termasuk hasil analisis atas kebijakan prioritas pembangunan daerah yang memengaruhi postur belanja daerah.

Dalam Perubahan APBD TA 2019, belanja daerah mengalami peningkatan sebesar Rp.549,004 miliar atau 9,36% dari target APBD TA 2019 sebesar Rp.5,865 triliun, sehingga belanja daerah menjadi R.6,414 triliun.

Peningkatan belanja daerah tersebut terjadi pada  kedua kelompok belanja:

  • Kelompok Belanja Tidak langsung mencapai Rp.2,818 triliun ,
  • Kelompok Belanja Langsung mencapai Rp. 3,596 triliun.

Belanja Tidak langsung naik 10,87 % dari target APBD TA 2019 sebesar Rp.2,542 triliun atau bertambah sebesar Rp.276,331miliar.

Belanja  langsung naik 8,21 % dari target APBD TA 2019 sebesr Rp.3,323 triliun atau bertamabah sebesar Rp.272,731 miliar.

“Dengan adanya perubahan alokasi belanja daerah, pemerintah daerah tetap menjaga postur belanja daerah  pada Perubahan APBD sesuai dengan fungsi, sehingga peningkatan belanja daerah yang diprioritaskan lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat” Ujar Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar.(Ronald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *