Sonil Siap Tarung Pilkades Sindang Sono Lawan Adik Wakil Bupati Tangerang

Kab.Tangerang – Beritatanahair.com

Sonil, pemuda Desa Sindang sono Kecamatan Sindang jaya siap bertarung pada Pilkades Desa Sindang sono melawan adik wakil Bupati Tangerang Apandi alias “ZIMONG” Pada Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang akhir 2019 mendatang.

Sonil menyampaikan keinginannya maju sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) sudah sejak lama dan mendapat dukungan serta do’a orang tua bapak Iyas dan keluarga besar.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, telah mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepada desa (pilkades) serentak 153 desa yang tersebar pada 18 kecamatan karena masa berlaku jabatan kades akan segera berahir pada akhir Juli 2019 ini.

Untuk tahap awal pendaftaran Pilkades dilakukan di awal Bulan Agustus 2019 kemudian selanjutnya terdapat tes kesehatan, verifikasi factual dan tes tulis. Setelah persyaratan terpenuhi, akan dilakukan pencoblosan pada 17 November 2019, dan untuk pelantikan kepala desa dilaksanakan satu bulan setelah proses pencoblosan yaitu pada tanggal 17 Desember 2019,”Demikian Info dari Hafis salah satu kabid di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tangerang.

Walau harus berhadapan dengan adik dari wakil bupati tangerang, Sonil tetap optimis. Menurutnya, maju menjadi Calon Kepala Desa adalah hak setiap warga negara terlebih Ia adalah Putra Daerah Asli Kelahiran Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya.

Sonil mengaku siap menjalankan amanah dari masyarakat jika terpilih.

“Hal itu tidak ada masalah, saya akan tetap maju dan siap bertarung dalam pemilihan kepala desa Sindang sono,” kata Sonil kepada beritatanahair.com Pada Selasa , (9/7/2019). 

Sonil menambahkan, selain dukungan keluarga, keberaniannya maju sebagai Calon Kepala Desa karena dia adalah warga yang selama ini beraktifitas di Desa dan Beraktifitas pada bidang Pendidikan untuk Pendidikan Non Formal di desanya.

Menurutnya, untuk menjadi seorang kepala desa selain pengetahuan pemerintahan juga perlu memahami kondisi masyarakat desa Sindang sono yang masih Homogen.

“Cara mengetahui dan memahami kondisi dan potensi desa adalah menghabiskan banyak waktu beraktifitas dengan warga desa,” katanya.

Dari pemahaman itulah, kata Sonil, dikonsep menjadi visi dan misi dalam membangun desa, sehingga visi dan misi sesuai dengan kondisi dan mewujudkan dan mengelolanya dalam bentuk program desa.(ronald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *