Paripurna Penyampaian Walikota Tangerang mengenai Raperda Tentang Perubahan APBD TA 2019

Tangerang , beritatanahair.com

Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dalam hal Penyampaian Walikota Tangerang mengenai Raperda Tentang Perubahan APBD TA 2019 diadakan di Gedung Rapat paripurna Sekretariat DPRD Kota Tangerang pada Senin (5/8/2019) .

Dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD Kota Tangerang ,BUMD-BUMD Kota Tangerang , pimpinan Forkominda Kota Tangerang serta tamu undangan lainnya.

Rapat Paripurna Dipimpin oleh ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi,ST dan Wakil Ketua lainnya seperti Hapipi,S.Sos dan H.Deddi Candra Wijaya di buka pada jam 10.20 wib dan di Hadiri oleh 26 Anggota dari 49 Anggota DPRD Kota Tangerang ,”Papar Suparmi.

Walikota menerangkan dalam ketentuan tersebut dijelaskan bahwa perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi :

  1. Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran
  2. keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi,antar kegiatan dan antar jenis belanja.
  3. keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam Tahun berjalan.
  4. keadaan darurat.
  5. Dan keadaan Luar biasa

Dengan demikian berdasarkan ketentuan tersebut dan disesuaikan dengan kondis pelaksanaan APBD murni Tahun Anggaran 2019,maka perlu dilakukan perubahan mengingan :

1.Perlunya Pemampaatan Silpa(Sisa lebih perhitungan Anggaran) Tahun Anggaran 2018.

2.Adanya perubahan dalam Target Penerimaan pendapatan asli daerah.

3.Adanya perubahan dalam Target penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah,”Kata Walikota.

Secara Garis besar komposisi rancangan perubahan APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut :

Pendapatan Daerah semula dianggarkan sebesar RP.4,225 Triliun menjadi RP. 4,456 Triliun atau bertambah sebesar RP.231,436 Milyar.

Belanja Daerah semula dianggarkan sebesar RP.4,904 Triliun menjadi RP.5,002 Triliun atau bertambah sebesar RP.97,415 Miryar.

Dengan demikian terdapat defisit sebesar RP.545,63 Miliar yang ditutup dari pembiayaan netto sebesar RP.545,63 Milyar yang berasal dari SILPA daerah Tahun Anggaran 2018. Uraian lebih lanjut atas komposisi rancangan perubahan APBD tersebut adalah sebagai berikut :

I.Anggaran Pendapatan

Sebagaimana disampaikan diatas bahwa pendapatan daerah pada perubahan Tahun Anggaran 2019 mengalami kenaikan sebesar RP.97,41 Milyar dengan Rinciab sebagai berikut :

1.Pendapatan Asli Daerah menjadi sebesar RP.2,19 Triliun atau bertambah sebesar RP.199,64 MILLIAR dari semua yang dianggarkan sebesar RP.1,99 Triliun.

2.Dana Perimbangan tetap dianggarkan sebesar RP.1,45 Triliun atau tidak mengalami perubahan.

3.Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah menjadi sebesar RP.805,88 Milyar atau bertambah sebesar RP.31,79 Milyar dari semula dianggarkan sebesar RP.774,09 Milyar.

II. ANGGARAN BELANJA

Belanja Daerah Pada Perubahan Tahun Anggaran 2019 mengalami kenaikan sebesar RP.97,415 , Sehingga menjadi RP.5,002 Triliun dari semula RP.4,904 Triliun yang terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung dengan rincian sebagai berikut : Anggaran belanja tidak langung semula dianggarkan RP.1,62 Triliun menjadi sebesar RP.1,60 Triliun atau berkurang sebesar RP.16,19 Milyar,”Papar Walikota.(RP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *