Berwisata di Pasar Buku Kenari Pedagang Berikan Harga Promosi + DISKON

Jakarta , Beritatanahair.com

Wisata Buku Pasar Kenari Jakarta Pusat telah resmi dibuka 29 April 2019 oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kurang lebih tujuh puluh kios buku berdiri. Pedagangnya pun berasal dari Pasar Senen dan Kwitang dikumpulkan di sini. Beberapa pedagang buku berharap ke depannya harga sewa kios bisa terjangkau.

“Kita pindahan dari dua tempat , satu dari Senen, yang satunya lagi dari Kwitang ,Dua pedagang itu bergabung di sini,” ucap Ferry Tamba, salah seorang pedagang buku saat ditemui di kiosnya, Rabu (28/8/2019).

Ferry menjelaskan bahwa para pedagang itu mendapat instruksi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk dipindahkan ke Pasar Kenari, tepatnya di lantai tiga pasar tersebut. “Dulu ini kan (tempat, red) kosong. tidak ada yang nempatin, Jadi biar bermanfaat, itu tadi, diundanglah pedagang buku Kita mau, ramai-ramailah kita pindah kemari,”Ucapnya.

Keterangan Gambar : Ferry Tamba yang ditemuin awak media Beritatanahair.com di kiosnya.(Foto : Ardhi Ridwansyah/Beritatanahair.com)

Perihal kios berjualan, Ferry menerangkan bahwa harga kios saat ini masih “harga promosi”. Ia mengaku hanya di kenakan biaya sewa sekitar 210 ribu per bulan. “Bayar kios 210 ribu tiap bulan. Daripada kita ngontrak di kios lain bisa sejuta-dua juta lima ratus.”

Lanjut Priya paruh baya yang sudah berdagang buku selama 31 tahun itu, ia lebih merasa nyaman di Pasar Kenari, sebab pengunjung yang datang pun juga ikut nyaman ketika membeli buku. Bahkan menurutnya, di Wisata Buku Pasar Kenari, bukan hanya tempat untuk membeli buku saja melainkan bisa dijadikan sebagai objek wisata bagi para pengunjung bersama teman-teman atau keluarga tercinta.

Jika Wisata Buku Pasar Kenari telah ramai dan harga promosi telah habis, maka Ferry berharap harga sewa kiosnya jangan sampai terlalu mahal. “Kalau udah ramai tempat ini, kalaupun kita ngontrak jangan lah mahal. Supaya kita bisa lanjut terus dagang. Orang-orang ekonomi menengah ke bawah bisa beli ke kita utamanya. Karena buku ini kan murah meriah,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Sukimin. Pedagang buku yang sebelumnya berjualan di Kwitang. Ia mengaku kalau harga kios saat ini merupakan harga promosi. Dengan hanya 270 ribu rupiah tiap bulannya, Sukimin saat ini bisa menempati sebuah kios. Dengan catatan harga murah itu berlaku dalam jangka waktu setahun, “Tapi untuk ke depannya nanti belum tahu,” Ungkapnya.

Keterangan Gambar : Sukimin berharap PD.Pasar Jaya ongkos sewanya jangan mahal minta keringanan (Foto : Ardhi Ridwansyah Wartawan Beritatanahair.com)

Sukimin berharap agar harga kios (pasca harga promosi habis) untuk ke depannya nanti bisa terjangkau agar para pedagang buku bisa bertahan. “Harapan selanjutnya kita bisa bertahan di sini, dan kita nanti ke depannya ongkos sewanya jangan mahal lah gitu, yang bisa terjangkau gitu aja, Kita minta keringanan dari PD.Pasar Jaya nanti,” katanya.

Wisata Pasar Buku Kenari sempat menjadi sorotan karena semenjak dibuka pada 29 April 2019 masih saja minim pengunjung. Padahal harga buku di sana relatif murah serta tempatnya juga nyaman untuk pengunjung membeli buku.

Tak hanya itu, Wisata Buku Pasar Kenari juga menyediakan area bersantai yang beralaskan rumput sintetis bagi pengunjung yang ingin berkumpul bersama teman atau keluarga sembari membaca buku.

Wisata Pasar Buku Kenari viral setelah akun twitter @irna_lestari mempromosikannya pada 18 Agustus 2019.

“Guys, just info..di pasar kenari lantai 3 ada toko2 buku (pindahan dari kwitang dan senen). Masih sepi pengunjung, pdhl tempatnya enak ber Ac, bersih, ada mushola, ada kedai kopinya. Ini para pedagang di sana minta tolong di promoin, krn mungkin blm byk warga jkt yang tau,” ucap Irna Lestari di akun twitternya yang telah diretweet sebanyak 36, 7 ribu sementara 31, 9 ribu pengguna twitter menyukai cuitan Irna tersebut.(AR)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *