DPRD Kab Tangerang Rapat dgn Jajaran Forkominda

Forkominda kabupaten Tangerang

Tangerang, Beritatanahair.com

DPRD Kabupaten Tangerang lakukan rapat terbatas dengan Jajaran Forkominda Kabupaten Tangerang , Rapat Terkait dengan issu bencana akibat musim kemarau panjang diwilayah kabupaten Tangerang dan adanya potensi ketersediaan pangan akibat musim kemarau panjang diwilayah Kabupaten Tangerang, para jajaran pimpinan daerah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Tangerang mengadakan rapat dipendopo kota Tangerang Kamis, 29-08-2019 dalam rapat ini dipimpin Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar dan didampingi oleh forum koordinasi pimpinan daerah.

Dalam rapat tersebut Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan adanya 2 (dua) issu di Kabupaten Tangerang yaitu isu bencana akibat musim kemarau panjang diwilayah Kabupaten Tangerang dan adanya potensi ketersediaan pangan akibat musim kemarau panjang diwilayah Kabupaten Tangerang.

Ketua DPRD Sementara Kabupaten Tangerang Akmaludin Nugraha. ST menyampaikan, terkait dengan adanya 2 (dua) issu di Kabupaten Tangerang yaitu issu bencana akibat musim kemarau panjang diwilayah Kabupaten Tangerang dan adanya potensi ketersediaan pangan akibat musim kemarau panjang diwilayah Kabupaten Tangerang perlu kita segera carikan solusinya bersama,”Papar ketua DPRD tersebut.

Dijelaskan kondisi debit air cisadane masih diambang normal, perlunya dilakukan normalisasi kantong-kantong air, saluran-saluran air, irigasi dan situ-situ yang berada diwilayah kabupaten tangerang yang kondisinya sudah harus dinormalisasikan dan segera dikoordinasikan dengan intansi terkait, serta masih banyaknya sampah pasca hujan datang agar segera dikoordinasikan dengan dinas kebersihan dan pasca musim hujan datang biasanya penyakit-penyakit akan mudah datang perlu dikoodinasikan dengan dinas kesehatan sehingga begitu datang musim penghujan baik kantong-kantong air, situs-situ dan saluran air akan lebih oftimal pengalirannya ke lahan-lahan pertanian dan bisa mengurangi dampak penyakit.

Begitu pula apa yang dipaparkan oleh BMKG (Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika) yang diprediksi musim penghujan akan datang pada pertengahan bulan desember 2019 atau minggu ketiga bulan desember 2019. ” kita antisipasi sedini mungkin sebelum datangnya musim penghujan kita sudah bisa meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan.” Katanya. terkait hal ketersediaan anggaran yang belum oftimal kami akan melakukan pembahasan dibulan september 2019 yaitu pemabahasan KUA dan PPAS agar kepada dinas/intansi yang terkait agar segera lakukan penyesuaian anggaran, supaya solusi alternatif penunjang kegiatan bisa segera terealisasi. (rp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *