PANITIA PILKADES DESA PANGARENGAN BELUM MEMASANG BALIHO SOSIALISI PARA CALON

Beritatanahair.kab tangerang

Pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di 153 desa di Kabupaten Tangerang yang akan digelar pada Tanggal 1 Desember 2019 dinilai rawan menimbulkan konflik. Hal ini seiring dengan aturan baru yang memperbolehkan calon kepala desa dari luar desa setempat.

Aturan tersebut yaitu putusan Mahkamah Konstitusi Tahun 2017 tentang Perubahan Pasal 33 huruf g dan Pasal 50 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Aturan ini menghapus ketentuan sebelumnya yang mengharuskan calon kepala desa menjadi penduduk desa setempat minimal selama satu tahun.

Pesta demokrasi yg sebentar lagi akan diselenggarakan serentak 153 desa se Kabupaten Tangerang mulai menggeliat , Dengan banyaknya baliho dan spanduk para calon disepanjang jalan desa menambah meriahnya desa yg akan menyelenggarakan pilkades.

Namun ada pemandangan yang tidak Lazim Salah satu desa dikecamatan rajeg yg menyelenggarakan pilkades serentak di 2019 yaiyu desa Pangarengan. Tampak disepanjang jalan Baliho dan alat peraga kampanye para calon dipasang dengan rapih tujuan nya untuk menarik hati para pemilih .

Tapi hasil pemantauan awak media beritatanahair.com terasa ada yg janggal.Panitia pilkades selaku penyelenggara belum memasang baliho sosialisasi para calon .yang seharusnya baliho tersebut terpampang dikantor desa atau sekretariat panitia ini tidak ditemukan.
Sedangkan waktu pemilihan sudah tinggal beberapa hari lagi.

Dadang badru salam selaku ketua panitia pilkades desa pangarengan membenarkan.Bahwa kami blm memasang baliho tersebut dikarenakan kesibukan panitia.Tapi insya Allah hari ini Kami akan memasang nya didepan kantor desa,”Terang dadang Pada Senin(18/11/2019).(Nean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *