Jelang HUT Kab.Tangerang ke 76 Tahun Mauk dapat Musibah Angin Puting Beliung

Kab.Tangerang , beritatanahair.com

Arif Rahman Camat Mauk mengungkapkan, dalam kejadian angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Mauk pada Kamis (12/12/2019), menyerang 5 desa di Kecamatan Mauk.

Lima desa itu yakni Desa Tegal Kunir Lor, Tanjung Anom, sasak, Banyu Asih, dan Desa Gunung Sari. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya beberapa orang mengalami luka ringan, dan sudah ditangani oleh Puskesmas Mauk dan Rsud kab tangerang

“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini, hanya ada yang luka ringan saja dan itu sudah ditangai oleh puskesmas Mauk dan ada juga yang dirujuk ke RSUD kab tangerang, dan saya juga menghimbau kepada warga agar waspada akan bencana susulan karena menurut BMKG cuaca masih ekstrim,” ungkapnya.

Arif memperkiraan, jumlah bangunan terkena dampak untuk Desa Tegal Kunir Lor sekitar 48 bangunan. Sementara di desa Sasak terdata sekitar 22 rumah. “Dari Tanjunganom ini sekitar hampir kurang lebih 100, di Banyuasin itu kurang lebih ada 46, dan Gunung Sari tidak begitu parah, jadi memang Desa ini Tegal Kunir Lor dan Tanjunganom yang Cukup Parah,” pungkas Arif Rahman.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar meninjau langsung lokasi yang terkena bencana angin puting beliung, yang terjadi di Kecamatan Mauk pada Kamis Siang bersama Rombongan (12/12/19).


Bupati Tangerang A.Zaki iskandar tiba di lokasi Desa Tegal Kunir Lor tepat pada pukul 2 siang. Beliau langsung meninjau beberapa rumah yang terdapak dari angin puting beliung tersebut, didampingi oleh Camat Mauk Arif Rahman, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bambang Sapto.


Di sela-sela kunjungannya, ia mengatakan bahwa Kejadian ini merupakan bencana alam yang terjadi bawa memang berdasarkan analisis BMKG, pergantian musim seperti sekarang ini memang rawan sekali terjadi musibah.


Untuk masyarakat Mauk, dan umum nya Kabupaten Tangerang dihimbau karena ini perubahan cuaca dan ada beberapa hari nanti ke depan, yang cuacanya masih dalam kondisi cukup ekstrim jadi semuanya saya berharap bisa siaga terlebih dahulu, kita mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Zaki.


Ia berharap, tidak ada lagi bencana susulan yang menimpa warganya. Menurutnya, di Mauk sudah ada BPBD(Badan penanggulangan bencana daerah) yang akan menangani warga terdampak puting beliung, serta pihak desa dan kecamatan juga sudah cepat tanggap.


“Semoga tidak ada musibah yang serupa lagi. Tentu saja masyarakat yang di sekeliling tempat musibah juga bisa membantu gotong royong dalam rangka membersihkan puing-puing bekas angin kencang,” ujarnya. 

Sedangkan jumlah rumah yang terkena bencana angin puting beliung berjumlah 216 rumah dari 5 desa dikecamatan mauk.sedangkan jumlah korban berjumlah yang luka ringan berjumlah 4 orang ditangani oleh puskwsmas maukdan luka berat 2 orang sdh dirujuk ke RSUD.Adapun bantuan yang sudah diterima dari PMI Kabupaten,DInas sosial dan BPDB.

“Akhir Tahun ini Juga di Gelar kegiatan HUT Kabupaten Tangerang yang ke 76 juga saudara kita di mauk tertimpa musibah saya meminta perhatikan warga yang kena musibah,”Terang kalpan kalpandi LSM di wilayah Pantura.(nean irawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *