PEMBANGUNAN PAVING BLOK SPAL PERUMAHAN DI DESA MEKARSARI DI PERMASALAHKAN WARGA

Kab.Tangerang , beritatanahair

Pilkades telah usai dan pemenang kontes pun telah dilantik pada hari senin (11/12/2019).tetapi polemik di masyarakat masih tetap bergulir.

Ini yang terjadi di desa Mekarsari kecamatan Rajeg.warga pendukung calon yang kalah tidak terima dalam pemilihan tersebut mempermasalahkan jalan arah ke perumahan.
Dapat Info awak media beritatanahair.com langsung kelokasi melihat dan meminta informasi ke salah satu staf desa mekarsari kecamatan Rajeg.

Fahrozi salah satu staf desa mekarsari menjelaskan bahwa: jalan paving blok di bangun oleh perumahan bukan pake dana desa.karna pihak pengembang pernah janji akan membangun jln yang menuju ke perumahan tersebut.

Fahrozi juga menambahkan bahwa RW 05 belum pernah dibangun menggunakan dana desa.sedangkan pasos pasum nya baru di serahkan ke pemerintah awal tahun 2019.kami dari pihak desa bisa membangun diperumahan tersebut tahun 2021 karna perencanaan nya akan dimasukan tahun 2020,”Katanya.


Jadi yang dimaksud fiktif yang menggunakan dana desa itu yang mana.
Saya anggap ini biasa konflik pasca pilkades.ada yang legowo dan ada juga yang kecewa.Sedangkan SPAL yang berada di perumahan RW 05 itu swadaya masyarakat dan pihak desa hanya menyumbang tidak menggunakan dana Desa.

Midi kaur pembangunan desa mekarsari membeberkan bahwa jalan paving blok yang dibangun di perumahan itu pihak pengembang yang membangun bukan pihak desa.dan pembangunan tahun 2018 sdh di priksa pihak inspektorat kabupaten Tangerang dan tidak ada temuan apa-apa.

“Kami juga tahu aturan mana yang harus di bangun dan mana yang tidak boleh dibangun .sedangkan tahun 2018 semua sudah terealisasi.
perumahan yang pasos pasum nya belum di serahkan ke pemerintah itu tidak boleh dibangun oleh dana desa. Sekarang perumahan di mekarsari mana yang dibangun oleh dana desa semuanya tidak ada,”imbuh midi.

“Silahkan pihak pihak terkait croscek atau datang langsung ke desa mekarsari dan lihat sendiri lokasinya.Apakah ada proyek fiktip di desa mekarsari , kami mengerjakan proyek menggunakan dana desa sesuai aturan juklas juknis nya sudah jelas,” Terang midi.(nean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *