Sebanyak 77 Siswa Diduga Diberi Makan Feses Oleh Oknum guru,KPAI bidang Pendidikan Bereaksi

Jakarta , Beritatanahair.com

KPAI menyampaikan keprihatinan atas pemberian sanksi thd 77 siswa untuk memakan feses. BAhkan KPAI mengutuk hal tsb jika memang benar dilakukan oleh guru tsb;

  1. KPAI akan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan atau kantor wilayah Kemenag (memgingat ini sekolah sminari) setempat untuk memdalami kasus tersebut. Bahkan KPAI berencana melakukan pengawasan langsung dan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten Sikka beserta OPD terkait, seperti : P2TP2A atau Dinas PPPA Kab. SIkka, Disdik, Dinkes, dll. Karena anak-anak korban pastilah memgalami trauma sehingga perlu mendapatkan rehabilitasi paikologis dan juga medis karena memakan feses.
  2. KPAI mendorong guru dan sekolah seminari tsb yg melakukan tindakan tsb harus diperiksa oleh dinas terkait.
  3. Jika memang terbukti, maka KPAI mendorong para ortu anak korban melaporkan perbuatan tsb ke pihak kepolisian. Ada pelanggaran UU NO. 35/2014 ttg perlindungan anak
  4. Perkembangan baru diperoleh KPAI, kabarnya pelakunya adalah siswa senior, kalaupun kakak kelas terduga pelakunya, namun tetap saja Ada kesalahan pihak sekolah. Kesalahan anak tidak berdiri sendiri, diantaranya Ada kelemahan pengawasan disekolah tersebut, itu artinya bentuk kelalaian pihak sekolah jg.
    Untuk memdalami yang terjadi sebenarnya, KPAI akan pengawasan langsung, Kami berharap kita tidak mengorbankan anak lainnya karena ketidakmampuan pihak sekolah melakukan perlindungan pada anak-anak yg memjadi korban.

Pihak sekolah menurut pasal 54 UU Perlindungan anak wajib melindungi peserta didik dari berbagai bentuk kekerasan, baik yg dilakukan pendidik, tenaga kependidikan maupun peserta didik. Menghukum dengan memakan feses dapat dikategorikan sebagai kekerasan.

RETNO LISTYARTI
KOMISIONER KPAI BIDANG PENDIDIKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *