Warga Desa Daon Madhusen Meninggal Bukan Terkena Virus Covid-19

Kab Tangerang ,Beritatanah air.com

Berita yang beredar di masyarakat tentang meninggalnya Madhusen di usia 63 tahun terkena virus corona adalah hoax.Hasil pantauan awak media beritatanahair.com ke desa Daon kecamatan Rajeg dan menurut keterangan keluarga korban bahwa Madhusen meninggal karna penyakit paru paru bukan covid 19.

Johani kades Daon menjelaskan: ” bahwa betul di desa saya ada yang meninggal tapi bukan karna virus corona tetapi karna paru paru sedangkan issu yang berkembang Madhusen terkena virus corona kabar itu semua hoax tidak benar,”Terangnya.

Johani kades Daon(Foto : Nean/Beritatanahair.com)


“Madhusen yang beralamat di kp galebeg desa Daon adalah warga kami yang dimakamkan di TPU pondok rangon.Banyak warga yang bertanya langsung ke saya apa betul madhusen meninggal karna covid 19 ,saya langsung jawab itu semua hoax,”Pungkas Perawat Gigi yang Sekarang jadi Kepala Desa Daon.

Sedangkan informasi keluarga madhusen empat orang yang di isolasi di wisma atlit itu bohong besar alias omong kosong ,sampai hari ini keluarga Madhusen baik baik saja,”tambah johani.

dr. yayi kepala puskesmas sukatani menjelaskan bahwa pasien yang bernama madhusen ini di bawa ke Rumah Sakit Annisa itu karena penyakit paru yang menahun.sedangkan di rmh sakit Annisa merujuk ke Rumah Sakit Fatmawati Jakarta ,Madkusen dikhawatirkan terindikasi covid 19 , padahal hasil laboratorium nya blm turun , team medis dari puskesmas sukatani setiap hari selalu mengecek ke kediaman Madhusen , Alhamdulilah sampai hari ini keluarga Madhusen tidak terkena covid 19.(Nean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *