KADES PISANGAN JAYA AHMAD HOTIB BAGIKAN MASKER KE PENGGUNA JALAN RAYA SEPATAN MAUK

Kab Tangerang , Beritatanahair.com

Nampaknya penyebaran covid 19 yang begitu cepat membuat publik takut dan khawatir.apalagi di Kabupaten Tangerang sedang di berlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seperti halnya Kades pisangan jaya kecamatan sepatan ahmad hotib yang akrab dipanggil bang balok ini tergugah dan tergerak hatinya untuk membagikan masker kepada warga yang melintas dijalan raya sepatan mauk dipertigaan oja bersama muspika dan 3 pilar, terlepas itu pengendara sepeda motor supir angkot,dan tidak luput juga pejalan kaki.

Terlihat Kepala Desa Pisangan Jaya Kecamatan Sepatan Ahmad Hotib memakai ikat kepala khas Sunda membagikan Masker Kepada Pengguna Jalan di Ruas Jalan Sepatan-Mauk.
(Foto : Nean Wartawan Beritatanahair.com)

Hotib yang biasa di sapa bang balok ini sekaligus kepala Desa pisangan jaya kecamatan sepatan berkomentar “hari ini selasa 28 april 2020 saya membagikan masker kepada supir angkot pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas di jln raya sepatan mauk dipertigaan oja ini bersama Camat ,kapolsek dan danramil Sepatan. sebagai bentuk kepedulian kami ter hadap warga yang melintas untuk memutus mata rantai covid 19 , selain itu juga alhamdulilah warga pengguna jalan sudah mulai terbiasa dalam mengendarai kendaraan roda dua atau pun roda empat menggunakan masker.

“Kita antisipasi saja ini virus dari cina yang dibawa ke negara kita .
Kita juga nanti akan bekerja sama dengan pihak dinas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga kecamatan sepatan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan baik dari diri sendiri dan lingkungan.Jangan lupa memakai masker ketika berkendara roda 2 atau berjalan kaki untuk menghindari virus dan debu masuk Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” Ungkap bang balok

Abdulah salah satu warga desa pisangan jaya yang melintas di area tersebut mendukung program kepala desa pisangan jaya dalam membagikan masker ke pengguna jalan seperti supir angkot pengguna sepeda motor dan pejalan kaki.mudah mudahan program ini bisa di ikuti oleh masyarakat yang peduli dengan pencegahan dan memutus mata rantai covid 19 ini.(nean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *