Bansos Provinsi Banten Topang ekonomi Warga Rajeg terdampak Covid-19

Catatan : Ronald Panjaitan (Pemred Beritatanahair.com)

Pemerintah Daerah Provinsi Banten salurkan bantuan sosial tunai ( bantuan langsung tunai atau BLT ) kepada warga yang terdampak Covid-19 di Desa Rajeg Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang , Pada Minggu  (07/06/2020),Ketua RT/RW Desa Rajeg ,Kepala Desa Rajeg  Yanto Firmanto Camat Rajeg Sulthoni, meninjau pembagian BLT di SDN Rajeg V ,Rajeg Kabupaten Tangerang, Banten.

Dikutip dari rilis Dinsos Provinsi Banten melalui Diskominfo Provinsi Banten , Pada Minggu (07/06/2020), Gubernur Provinsi Banten H.Wahidin Halim menjelaskan, bantuan yang diberikan pemerintah provinsi banten ini merupakan wujud Pemerintah Provinsi Banten hadir di masyarakat di saat masyarakat membutuhkan uluran bantuan pemerintah. Untuk itu, setiap warga yang sudah terverifikasi terdampak Covid-19 mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu per keluarga per bulan.

Bantuan tersebut akan disalurkan selama tiga bulan berturut-turut yang akan dibagikan langsung melalui BPD Jawa Barat Banten (Bank BJB).


Sebayak 3.654 warga Desa Rajeg , Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang yang terdampak Covid-19 mendapatkan BLT dari Pemerintah Daerah Provinsi Banten. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program jaring pengaman sosial sesuai dengan Pelaksanaan Bantuan Sosial Sembako dan Bantuan Sosial Tunai Dalam Penanganan Dampak Covid-19 di Provinsi Banten.

Jumlah penerima BLT di Kecamatan Rajeg ,Kabupaten Tangerang Provinsi Banten sebanyak 15.864 KK, tersebar di tiga belas  desa/kel. Sekecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

Hasil Pengamatan Beritatanahair.com masih saja data NIK Warga Desa Rajeg tidak mecing dengan penerima blt misalkan warga rt 14 dia antri dari pagi tapi saat berada di kasir Bank BJB nomor NIK nya tidak sesuai dengan data penerima bansos.

Tampak salah seorang Warga Rajeg , Kabupaten Tangerang sedang di layani Officer Bank BJB datanya NIKnya di cocokkan dengan data NIK Penerima BLT dari Dinsos Provinsi Banten. (Foto : Ronald/Beritatanahair.com)

Kedepan hal ini Jangan terjadi lagi di Provinsi Banten Data NIK tidak sesuai dengan sipenerima Bansos(BLT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *