Paripurna Penyertaan Modal Untuk Bank Banten Sebesar RP 1,5 Trilliun Ketok Palu

Serang , Beritatanahair.com

Saham PT Banten Global Development Tbk, untuk PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) resmi mendapatkan suntikan dana sebesar RP 1,5 Triliun.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten akhirnya menyetujui penyertaan modal Bank Banten senilai Rp 1,5 triliun. Keputusan ini terungkap dalam rapat paripurna persetujuan DPRD terhadap perubahan Perda nomor 5 tahun 2013 tentang penyertaan modal daerah ke Bank Banten, pada Selasa (21/7/2020).

WH mengatakan pihaknya saat ini sedang berfokus untuk menyehatkan Bank Banten, Setelah adanya suntikan modal untuk Bank Banten, kemungkinan ada langkah restrukturisasi di tubuh Bank Banten (Bank Pembangunan daerah Provinsi Banten).

“Restrukturisasi bisa saja, akan ada penambahan atau bisa ada pergantian itu kan memang konsep dari OJK (otoritas jasa keuangan),” Papar WH di Gedung DPRD Provinsi Banten, pada Selasa (21/7/2020).

Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang saat ini belum dikembalikan ke Bank Banten, ia menyebut akan melihat perkembangan Bank Banten terlebih dahulu. RKUD bisa dilakukan kapan pun jika Bank Banten dinilai telah sehat dan aman untuk menyimpan kas daerah.

“Pemindahan RKUD tunggu perkembangan, bisa hari ini atau besok kalau sehat pemindahan tidak jadi masalah. Itu otoritas Gubernur, kewenangan Gubernur yang dijamin undang-undang karena Gubernur yang mengelola dan bertanggunjawab,”Terang Mantan Waikota Tangerang 2 Periode itu.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Barhum FPDIP Yang juga kordinator saat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Usulan Gubernur tentang Penambahan Penyertaan Modal Ke Dalam Saham PT Banten Global Development Tbk. untuk PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. mengatakan kepada awak media beritatanahair.com.

“Benar , besarnya suntikan Dana untuk Bank Banten Sebesar RP 1,5 Trilliun , OJK menyatakan bahwa bank ini butuh Dana Rp 2 triliun jika ingin sehat,akan tetapi kita hanya memiliki dana sebesar yang kita tanda tangani dengan pak Gubernur Banten yaitu RP 1,5 Trilliun ,Bank ini akan tenggelam, kita juga tidak mau kehilangan bank satu-satunya bagi Provinsi Banten,” ujar Barhum.(RP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *