SK Nur Azizah dan Ruhamaben Terbit, PKS Buka Kesempatan Koalisi Dalam Pilkada Tangsel

Tangsel , Beritatanahair.com

Surat Keputusan (SK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait pengusungan pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah terbit. PKS reski mendukung putri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amien,Siti Nur Azizah dan Ruhamaben dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel tahun 2020 mendatang. 

Kabar baik itu disampaikan oleh Ketua Departemen Pemenangan Pilkada Wilayah Jabar dan Banten DPP PKS Budi Prayogo. 



Dijelaskannya, SK tersebut akan disampaikan kepada publik pada tanggal 17 Agustus 2020 mendatang.

“SK sudah ada, nanti pak Presiden PKS yang akan menyerahkan sendiri SK nya di kantor DPP pada 17 Agustus,” kata Budi usai acara pelantikan tim pemenangan Azizah-Ruhamaben di kantor PKS Tangsel pada Minggu (9/8/2020).



Terkait hal tersebut, PKS katanya siap koalisi dengan partai lain. Namun dengan syarat kadernya tetap jadi wakil wali kota Tangsel. “Yang sudah pasti PKS-Demokrat yah, tapi sedang berproses PKB PAN Hanura. Pada prinsipnya kami menerima semua partai asal formatnya Azizah-Ruhama,” kata Budi.



Sementara itu, PKS Tangsel sendiri hari ini sudah membentuk tim pemenangan Azizah-Ruhama. 

Tim pemenangan itu sendiri diisi oleh para anggota fraksi PKS DPRD Tangsel.



Nur Azizah – Ruhamaben Berpeluang Menang

Sebelumnya diberitakan, Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN) menilai golongan putih (Golput) atau para pemilih yang enggan mengunakan hak pilih, bisa jadi modal untuk bakal calon Wali kota Siti Nur Azizah untuk menyalip elektabilitas pesaingnya seperti Benyamin Davnie dan Muhamad, dalam kontestasi Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Direktur eksekutif KPN, Adib Miftahul mengatakan, berkaca pada Pilkada 2015 lalu, partisipasi pemilih hanya berkisar diangka 57 persen, sisa 43 persen adalah Golput.

Menurutnya, angka Golput itu akan bertambah akibat pandemik COVID-19, yang diperkirakannya bisa mencapai 55 persen.

“Ini artinya jumlah suara yang diperebutkan oleh para kontestan jadi semakin sedikit, sekitar 200 sampai 300 ribu suara bisa jadi pemenang. Jadi, menurut saya ini adalah sebuah peluang besar bagi calon yang memiliki elektabilitas rendah, pasangan calon yang bisa dalam tanda kutip mengalahkan angka Golput, maka dialah yang akan memenangkan pertarungan ini,” kata Adib, di cafe Roti Bakar Edi, Jalan Raya Ciater, Serpong, Rabu (5/7/2029).

Adib mengatakan, dari ketiga bakal calon Wali kota, Siti Nurazizah saat ini masih memiliki elektabilitas lebih rendah dari calon lainnya. 

Namun, Azizah berpeluang untuk menyalip elektabilitas dari kedua calon wali kota tersebut.

“Dari angka Golput yang tinggi itu, jadi peluang besar buat calon dengan elektabilitas rendah seperti Azizah. Mau tidak mau, karena melihat dari basis pemilih di wilayah kampung-kampung Azizah tak ada harapan, maka dia harus berjuang untuk merebut suara Golput,” kata Adib.(wartakotalive.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *