UBAN ITU TANDA SEMAKIN DEKATNYA AJAL

Rambut yang beruban akibat usia merupakan pengingat akan semakin dekatnya kematian. Ia juga menandakan masa “berangkat” sudah dekat, dan tidak lama lagi pun akan berpindah. Munculnya uban membuat seseorang sadar,
bahwa keberadaannya di alam dunia tidaklah
selamanya, hanya sebentar bila dibandingkan
kehidupan selanjutnya, yaitu alam akhirat…

(1). Allah Azza wa Jalla berfirman :
“Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia telah menjadikan (kamu) setelah kuat lemah (kembali) & BERUBAN…”
(QS. Ar-Rum [30]: 54)
.
(2). Imam Ibnu Rajab رحمه الله berkata :
“Wahai orang yang uban memperingatkannya
(akan dekatnya) kematiannya, sementara dia
masih terus berkubang dengan dosa-dosa, tidakkah cukup bagimu penasehat berupa uban…?!” (Lathaa-iful Ma’aarif hal 259)
.
(3). Iyas bin Qotadah melihat sehelai rambut putih pada jenggotnya. Maka beliau pun lalu
mengatakan : “Aku melihat kematian sedang mencariku” (Bahjatul Majaalis hal 219)
.
(4). Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :
“Wahai fulan, uban itu adalah adzan & maut adalah iqamah, sedangkan engkau belum juga bersuci !” (Al-Mudhisy I/293)
.
Maksudnya uban dan maut ibaratnya seperti adzan dan iqamah yang sangat dekat sekali waktunya. Maka segeralah engkau bersuci, yaitu membersihkan diri dengan bertaubat kepada Allah Tabaaraka wa Ta’ala…
.
(5). Syaikh Muqbil al-Wadi’i رحمه الله brkata :
“Tatkala awal prtama kali muncul uban pada
diriku, aku pun memegang jenggotku seraya
berkata : “Apa yg telah engkau persembahan
untuk Islam wahai Muqbil ?” (lihat Nashaa-ih Waalidii 28-29)
.
Apabila beliau mengucapkan kata-kata seperti ini padahal dakwah beliau telah tersebar di seluruh penjuru alam baik di timur maupun barat, lalu apa yang bisa kita ucapkan wahai saudaraku ?

Ustadz Najmi Umar Bakkar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *