Paripurna DPRD tentang Agenda penyampaian 3 Raperda Pemulihan Ekonomi Kota Tangerang RAPBD Tahun 2021

Kota Tangerang , Beritatanahair.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang kembali menggelar rapat Paripurna Dengan Agenda Penyampaian Tiga Raperda oleh Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah, rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada, Kamis (10/9/2020).

Dalam rapat kali ini Wali Kota menjelaskan melalui Zoom meeting perihal perubahan yang terjadi pada klasifikasi belanja daerah penyusunan RAPBD tahun anggaran 2021, Turut hadir dalam sidang ini dari jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Kota Tangerang.

“JIka tahun-tahun sebelumnya klasifikasi anggaran terdiri dari belanja langsung dan tidak langsung, untuk tahun ini klasifikasi anggaran menjadi belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer,pada tahun 2021 pendapatan daerah di Kota Tangerang dianggarkan sebesar 3.55 triliun rupiah, Pemkot anggarkan untuk pendapatan daerah tahun 2021 sebesar 3.55 triliun rupiah, dengan indikator berasal dari pendapatan asli daerah sebesar 2 triliun dan pendapatan transfer sebesar 1.55 triliun rupiah,” Papar Arief pidato di depan Sidang Paripurna.

Soal Raperda pada BUMD Kota Tangerang, Arief berharap bahwa pemberian modal yang diberikan dapat menghasilkan profit untuk Pemerintah Kota Tangerang. “Saya berharap dengan adanya raperda soal pemberian modal terhadap kedua BUMD yang ada di Kota Tangerang dapat berfungsi sebagai salah satu penyumbang bagi penerimaan daerah, tujuannya agar BUMD dapat berkontribusi pada perkembangan ekonomi daerah Kota Tangerang,” harap Wali Kota Tangerang itu.

Menanggapi hal tersebut wakil ketua DPRD Kota Tangerang Ir.H.Turidi Susanto mengusulkan Pemerintah Kota Tangerang untuk meminjam dana kepada Kementerian Keuangan untuk menutupi sejumlah defisit anggaran.

“DPRD Kota Tangerang berupaya mendorong Wali Kota untuk melakukan peminjaman ke Kementerian Keuangan supaya defisit bisa tertutupi dengan jangka panjang,tahun lalu pendapatan daerah Pemkot Tangerang yang ditetapkan untuk tahun anggaran 2020 sebesar Rp 4.580.374.100.610 dengan rincian pendapatan asli daerah senilai Rp 2.377.890.325.336 . Dana perimbangan sebesar Rp 1.363.851.764.000 ditambah lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 838.632.011.274. RAPBD 2020 4,58 T dan RAPBD 2021 hanya 3,55 T maka perbedaan kurang lebih 1.03 T , nah saya kira untuk bisa menyamakan anggaran saya berharap pemerintah kota Tangerang dapat mengajukan pinjaman ke Dirjen Perimbangan Keuangan Kementrian keuangan ” ungkap Turidi.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan pinjaman berikan suntikan dana bagi pengembalian gaji tenaga harian lepas (THL), membayarkan tunjangan tenaga medis, dan biaya operasional untuk biaya pendidikan gratis bagi sekolah swasta, serta untuk membiayai sektor pengembangan ekonomi masyarakat KotaTangerang.

(advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *