Menag dan Dubes Australi Bahas Penguatan Kerukunan Umat Dua Negara

Jakarta , Beritatanahair.com

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggelar pertemuan virtual dengan Duta Besar Australia Gary Quinlan AO. Kedua pihak membahas penguatan kerjasama Indonesia dan Australia, utamanya dalam mmembangun kehidupan keagamaan dan memperkuat kerukunan antar umat beragama kedua negara.

“Indonesia dan Australia sudah bekerjasama untuk memperkuat hubungan antara para pemuka agama, pemuda dan pelajar untuk mengembangkan kerukunan dan saling pengertian yang lebih baik antar kedua negara,” kata Gus Menteri saat meeting zoom, di Jakarta, Rabu (27/01).

Menurutnya, pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri Morrison, telah membahas masalah keagamaan dan kolaborasi program lintas agama. Sebagaimana diketahui dua negara dengan masyarakat yang multikultural dan multiagama ini hidup dalam semangat saling menghargai, toleransi dan rukun. Hasil diskusi dua pimpinan negara ini telah melahirkan program Dialog Antaragama Australia-Indonesia yang pertama kali diadakan di Bandung pada Maret 2019.

“Kami berharap dapat mengadakan pertemuan lagi setelah perjalanan internasional kembali dimungkinkan setelah covid-19 ini,” kata Menag.

Dubes Australia Gary Quinlan AO menyambut baik program Indonesia-Australia yang sudah berjalan. “Dengan senang hati, saya mengucapkan selamat atas pengangkatan Bapak sebagai Menteri Agama,” kata Dubes Australia Gary Quinlan AO.

Disampaikan Gary Quinlan AO, pemerintah Australia juga sudah bekerja sama dengan Indonesia untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan Covid-19. “Strategi pembangunan baru Australia, Partnership for Recovery (Kemitraan untuk Pemulihan), telah mengalihkan sebagian besar program pembangunan untuk merespon pandemi. Fokus kami adalah pada keamanan kesehatan, stabilitas regional serta pemulihan ekonomi dan pada perlindungan masyarakat yang paling rentan,” kata Gary Quinlan AO.

Selain itu, lanjut Gary Quinlan AO, Australia juga bekerjasama melalui kemitraan dengan organisasi masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. “Kami bekerjasama untuk membantu masyarakat setempat mengatasi dampak pandemi,” tutup Gary Quinlan AO.

Tampak mendampingi Menag Yaqut, Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani dan Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI, Adib Abdushomad.

(bta_002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *