Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam Keringatnya Wangi

Berdasarkan riwayat dari para sahabat yang setiap hari berdekatan dengan Rasul, rata-rata mengatakan bahwa harum beliau menebarkan aroma yang sangat wangi. Keharumannya menyerupai minyak wangi yang keluar dari tubuhnya bisa dirasakan oleh yang berdekatan dengan beliau, bahkan ada sahabat yang mengumpulkan keringat beliau untuk dijadikan minyak wanginya.

Anas ra ia berkata: “Aku belum pernah menyentuh sutra yang lebih halus di bandingkan dengan tangan Rasulullah, dan aku belum pernah mencium bau yang lebih harum dibandingkan dengan bau badan Rasulullah.”

Anas adalah sahabat Rasulullah yang merupakan tangan kanan beliau. Semenjak usia muda dia telah tinggal bersama Rasulullah, melayani segala keperluan beliau, jadi dia sangat paham bau yang keluar dari tubuh beliau, bagi Annas tiada hari tanpa berdekatan dengan Rasul.

Di riwayatkan dari Annas: ia berkata: “Rasulullah shallallahu alahi wassalam masuk menemui kami dan tidur bersama kami. Ketika beliau berkeringat (dalam tidurnya), ibuku datang dengan membawa botol tersebut. Ketika bangun beliau berkata; “Hai Ummu Sulaim, apa yang sedang engkau lakukan ini?”

Ummu sulaim menjawab, “Ini merupakan keringatmu yang kami tampung dalam botol untuk kami jadikan minyak wangi, karena ia lebih harum, harumnya minyak wangi.”

Di kisahkan oleh Abu Juhaif ra: “Suatu hari aku melihat Rasulullah berjalan dan di belakangnya berjalan pula seorang wanita. Kemudian orang-orang yang melihat beliau langsung mendekat dan mencium tangan beliau. Aku pun melakukan hal yang sama. Pada waktu tangan beliau kupegang aku merasakan tangan tersebut sangat dingin, dan ketika aku cium tangan beliau ternyata baunya sangat harum, lebih harum daripada minyak misik.”

Tidak hanya keringat dan tubuhnya, ludah dan dahak Rasul pun menurut sumber riwayat, berbau harum. Hingga apa yang ada pada tubuh Rasul seperti pabrik minyak wangi yang berjalan.

Sampai kapanpun tidak akan ditemui lagi manusia yang mempunyai keharuman seperti Rasul bahkan minyak wangi pun tidak harum seperti baunya Rasul yang ada paling paling bertahan satu dua hari ,tetapi tidak dengan keringat Rasulullah .(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *