Kaum Uighur di wilayah Xinjiang (Turkistan Timur) berada dalam pengawasan ketat oleh aparat Cina

Beritatanahair.com

Banyak orang Uighur yang bermukim di luar Cina mengatakan mereka belum bisa berbincang dengan kerabat di Cina selama bertahun-tahun.

Babur Jalalidin dan adik perempuannya juga khawatir terhadap nasib orang tua mereka yang ditahan sejak Januari 2018. Mereka meminta pemerintah Cina menyediakan bukti bahwa ayah dan ibu mereka masih hidup.

Putra mantan pemimpin redaksi Xinjiang Cultural Journal, Qurban Mamut, memohon kepada pemerintah Cina untuk membebaskan ayahnya yang telah hilang sejak 2017.

“Tunjukkan juga video ayah saya, Kurban Mamut. Anda telah memotong hubungan kami selama lebih dari setahun,” cuit Bahram Qurban.

Kemudian, sepupu dari pesepakbola profesional, Erpat Ablekrem, memohon kepada pemerintah Cina melalui Facebook untuk membebaskannya dari “kamp konsentrasi” yang menurutnya menjadi tempat Ablekrem ditahan sejak Maret 2018.

Beritatanahair.com melansir dari BBC News Indonesia dgn judul: Orang-orang Uighur kepada pemerintah Cina: ‘Tunjukkan ayah dan ibu saya masih hidup’

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *