Yanto Firmanto incumbent kembali calonkan diri menjadi kepala desa Rajeg priode 2021- 2027

Rajeg – Kab Tangerang , beritatanahair.com

Pemerintah Kabupaten Tangerang pada tahun 2021 akan menggelar pesta demokrasi di tingkat Desa, di mana tahun ini akan diadakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di 77 Desa dan 6 Desa pemilihan Kepala Desa Penggantian Antar Waktu (PAW) yang tersebar di 26 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.


Diantaranya adalah kecamatan Rajeg , ada 8 Desa yang akan melaksanakan PILKADES salah satunya Desa Rajeg,
Dan dari para tokoh ada sosok Yanto Firmanto incumbent kepala desa Rajeg yang akan kembali mencalonkan diri menjadi kepala desa Rajeg priode 2021- 2027.


Yanto Firmanto adalah seorang tokoh pemuda yang sekarang menjadi ketua Kordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Rajeg. Saat awak media beritatanahair.com mengunjungi kantor desa di ruang kerjanya disambut baik dengan penuh keramah tamahan pada Senin (13/4/2021).


“Dengan Bismilahirohman nirohim niat dalam hati yang tulus saya bertekad maju kembali dalam PILKADES Rajeg ini adalah atas usungan dorongan dan dukungan dari semua lapisan masyarakat desa Rajeg . Saya ingin program pembangunan yang belum terelalisasi dapat di lanjutkan kembali demi kemajuan desa Rajeg. Untuk itu saya mohon doa restu serta dukungan dari warga desa Rajeg agar pelaksanaan PILKADES desa Rajeg berjalan dengan aman damai dan netralitas “,paparnya.

Ditempat berbeda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang H. Dadan Gandana, S.STP. M.Si mengukapkan, Pilkades serentak akan di gelar pada bulan Juli 2021.

Adanya tahap yang terdiri dari persiapan persyaratan bakal calon, diantaranya pemeriksaan kesehatan di RSUD yang telah ditetapkan, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan panitia dan usulan rencana biaya serta tahapan pendaftaran.

Tahap penelitian kelengkapan persyaratan administratif dan tes tertulis kompetensi dasar sehingga nanti akan dihasilkan bakal calon yang ditetapkan. Setelah penetapan bakal calon kemudian dilanjutkan dengan proses pendaftaran pemilih, baik pemutakhiran data maupun penetapan data sampai dengan penetapan data pemilih tetap.

Kemudian dilaksanakan kampanye selama 3 hari dan selanjutnya hari tenang selama 3 hari. Terakhir hari pemungutan suara, Setelah pemungutan suara dilanjutkan dengan pelantikan atau pengesahan kades terpilih oleh Bupati.

Dadan menyebut, hal ini sesuai dengan Perbup Pilkades disesuaikan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 72 Tahun 2020, terkait pelaksanaan Pilkades dengan situasi pandemik. “Pada masa pandemik adanya pembatasan jumlah hak pilih dalam 1 TPS, Sebelumnya hak pilih ada 1.500 s/d 2.500 di tahun ini hanya dibatasi maksimal 500 hak pilih saja”, Ucap H. Dadan .

Kemudian setiap pelaksanaan kegiatan oleh panitia, BPD atau calon harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19 sesuai dengan kondisi dan situasi masing masing wilayah.”Harapan kami untuk pelaksanaan Pemilihan kepala desa serentak atau pemilihan kepala desa antar waktu yang akan dilaksanakan di kabupaten Tangerang akan menciptakan Pilkades yg aman, sehat, dan berkualitas” Pungkasnya.


(H.upi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *